European online betting_Indonesia's most popular online gambling game_Canadian Online Baccarat_21 o'clock online_888 Live Casino

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bagaimana dengan taruhannya

MInIndonesian Baccaratdonesian Baccarateski sIndonesian Baccaratudah berhenti diproduksi dan banyak diIndonesian Baccaratlupakan, tapi uang-uang lama masih sering jadi sasaran para kolektor. Ini karena uang-uang tersebut menyimpan sisi historis. Bahkan nggak jarang juga uang lama sengaja dijual super mahal, seperti yang baru-baru ini viral di linimasa. Di situs marketplace, uang koin pecahan 1000 bergambar sawit dijual puluhan bahkan sampai ratusan juta! Beneran lo, ini saya udah cek sendiri dan beneran ada yang jual sampai 100 juta. Sebelum kamu latah pengin jual juga karena ndilalah punya koin seribu ini, sepertinya kamu mesti simak dulu pendapat kolektor uang di bawah ini. Yuk, baca bareng!

Lagian masih banyak uang kuno lain yang lebih layak dihargai mahal karena emang langka banget! via bisnis.tempo.co

Uang telah digunakan sebagai alat tukar sejak dahulu kala. Setelah uang ditemukan, sistem barter yang dulu sempat dipakai orang saat melakukan transaksi, perlahan terhapuskan. Seperti layaknya teknologi, bentuk dan wujud uang pun juga terus mengalami perubahan seiring perkembangan zaman dan kondisi ekonomi suatu negara. Di Indonesia misalnya, waktu zaman kita kecil dulu uang koin 50 perak masih berlaku. Sekarang, uang dengan nominal segitu udah nggak ada yang pakai.

Belum lama ini, jagat media sosial lagi dihebohkan dengan kabar kalau uang koin pecahan seribu bergambar kelapa sawit dijual sangat mahal. Berdasarkan penelusuran saya, di situs Tokopedia, uang koin yang keluar pertama kali tahun 1993 ini dibanderol harga yang cukup variatif. Mulai dari 300 perak, sampai yang termahal 100 juta rupiah! Kalau nggak percaya, coba cek sendiri di sini dan urutkan harganya dari yang termahal. Kamu pun akan menemukan banyak penjual yang memasang harga gila-gilaan!

Jadi, please lah jangan ikutan termakan rumor dan latah ngejualin koin sawit. Mending tanyakan dulu kebenarannya sama kolektor-kolektor uang kuno, soalnya cuma mereka yang paham gimana harga pasaran yang sebenarnya sesuai katalogus~

Yang lebih heran lagi kalau sampai ada yang mau ngeluarin duit jutaan rupiah cuma buat koin seribu sawit ini. Semoga aja nggak ada sih. Soalnya menurut Djulianto Susantio, seorang numismatis –istilah bagi kolektor uang– dalam tulisannya yang dimuat di Kompasiana, koin sawit ini justru nggak berharga-berharga banget. Dia aja kaget kenapa banyak orang pengin kaya mendadak dengan menjual koin ini di harga yang nggak masuk akal. Menurutnya, harga sebuat koleksi tergantung pada kondisi atau grade-nya. Misalnya kalau uang dilihat dulu tuh apakah kondisnya mengilap, agak kotor, ada goresan, dan lain sebagainya.

Uang-uang langka yang biasanya banyak diburu numismatis juga sebenarnya sudah ada patokan harganya yang tercantum dalam buku katalogus. Para kolektor uang pasti ngerti deh. Nah, biasanya ada tiga kondisi yang termuat dalam katalog itu; yang paling unggul kondisi “prima”, lalu diikuti kondisi “bagus”, dan terakhir “lumayan”. Bahkan Susantio membeberkan kalau dirinya hanya mengeluarkan uang Rp150.000 untuk satu set koin keluaran tahun 1945-2010, nah salah satunya ada koin kelapa sawit itu. Ia pun mengaku memiliki sekitar 10 keping dari berbagai emisi (tahun keluaran).

Ternyata, usut punya usut, bukan baru sekali ini aja orang ramai-ramai jual koin sawitnya dengan harga mahal. Tahun 2018 dan 2019 lalu juga pernah mendadak koin ini dijual sangat mahal. Banyak yang beralasan karena uang koin ini sudah berhenti diproduksi dan sudah jadi barang langka. Selain itu, bisa jadi karena uang ini termasuk koin bimetal atau koin yang dibuat dari 2 bahan, yaitu perunggu dan nikel. Jadi kelihatan “pantas” dibanderol dengan harga jutaan sekalipun