Soal Rapid Test di Indonesia, Siapa yang Dites dan Bagaima「Authentic Baccarat Game」na Prosesnya?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bagaimana dengan taruhannya

HAuthentic Baccarat Gameauthentic Baccarat Gameasil tes ceAuthentic Baccarat Gamepat biasanya diperoleh dalam 1 atau 2 hari.

Kemarin (25/3/2020) Jokowi meminta rapid test diprioritaskan untuk tenaga medis yang menangani pasien virus corona. Hal itu disampaikan dalam rapat terbatas yang diikuti seluruh gubernur di Indonesia.

Sampel para pasien biasanya diambil dari saluran pernapasan atas, berupa cairan hidung dan/atau tenggorokan.

Berikut rangkuman soal rapid test di Indonesia:

Dilansir Kompas.com (26/3/2020), rapid test di Bekasi menggunakan beberapa peralatan seperti jarum.

Pada pemberitaan Kompas.com (23/3/2020), juru bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto mengatakan pemerintah telah menyiapkan 125.000 alat tes yang didatangkan dari China.

Dilansir Kompas.com (20/3/2020), rapid test adalah metode uji cepat untuk melacak infeksi virus.

Tapi jika gejalanya ringan bisa dikarantina di rumah.

Diharapkan dengan tes ini korban infeksi dan potensi munculnya "titik panas" Covid-19 bisa terdeteksi lebih dini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Berikut 5 Gejala Virus Corona Ringan yang Tak Boleh Diabaikan

Baca juga: Simak, Ini 10 Cara Pencegahan agar Terhindar dari Virus Corona

Dengan begitu pasien bisa dengan cepat memasuki masa karantina di fasilitas-fasilitas medis yang sudah disiapkan.

KOMPAS.com - Indonesia memilih opsi rapid test untuk segera mengetahui dan memetakan persebaran pasien Covid-19 di Indonesia.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada orang dalam pengawasan (ODP) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3/2020). Tes tersebut diperuntukan bagi peserta Seminar Anti Riba yang berlangsung di Babakan Madang Kabupaten Bogor pada 25-28 Februari 2020, dimana dua orang peserta seminar tersebut meninggal dunia di Solo Jawa Tengah akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.