Berkaca dari Peristiwa French Open 2021, Benarkah Va「Indonesia online gambling」ksin Sinovac Belum Diakui Eropa?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bagaimana dengan taruhannya

UnIndonesiIndonesia online gamblinga online gamblingtuk mengIndonesia online gamblingindonesia online gamblingikuti pertandingan, para pemain disyaratkan mendapatkan vaksin yang diakui oleh Badan Pengawas Obat Eropa (EMA).

Adapun vaksin yang diterima para pemain pada awal tahun ini adalah vaksin Sinovac yang saat ini belum mendapatkan pengakuan dari EMA meskipun vaksin telah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

KOMPAS.com – Tujuh wakil Indonesia batal bertanding di turnamen bulu tangkis French Open 2021.

Baca juga: 500.000 Dosis Vaksin Johnson & Johnson Tiba di Indonesia, Ditujukan untuk Siapa?

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Menurut Dicky, ketiadaan vaksin Sinovac dalam daftar vaksin yang disetujui EMA sebetulnya tergantung dari seberapa upaya Sinovac untuk mengajukan produk vaksinnya ke EMA.

Kita peduli, pandemi berakhir!

Baca juga: Indonesia Bakal Terima 50 Juta Dosis Vaksin Pfizer, Ditujukan untuk Siapa?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

“Jadi memang harus ada upaya dari Sinovac sendiri untuk mendaftarkan diri ke EMA terkait vaksinnya. Kan sebenarnya ini (Sinovac) sudah ada dari WHO. Ini tinggal diperkuat, karena ini enggak bisa negara kan, harus si vaksinnya sendiri melakukan proses ini (pendaftaran ke EMA),” katanya lagi.

"Memang enggak masuk Sinovac ini (dalam daftar EMA),” ujar Dicky kepada Kompas.com, Sabtu (18/9/2021).

Adapun permasalahan yang menyebabkan para atlet Indonesia gagal bertanding salah satunya adalah karena persoalan vaksinasi Covid-19.

Sebanyak 5 juta dosis vaksin Covid-19 jenis CoronaVac produksi Sinovac tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Senin (23/8/2021).

Alasan lain yang menyebabkan para pemain tak bisa bertanding adalah karena terkait masa karantina.

Epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan vaksin Sinovac memang belum masuk dalam daftar yang dimiliki EMA.

Perlu diketahui, sebagaimana yang tertera dalam laman resminya, vaksin yang telah diakui oleh EMA yakni: